Setelah ditunggu tunggu akhirnya turun juga salju di hitachi (yatta! 
)
Bagi anak anak nagano,utara jepang ataupun daerah2 laut jepang sana, salju mungkin udah gak heran lagi kali yah....tapi bagi yg disini?? huhuhuu....turunnya salju adalah moment penting,mangkanya harus tulis di blog 
Gak tau pasti saljunya turun jam berapa,karena ngeliatnya juga pas udah gak turun lagi.tau tau pagi udah memutih aja dluar ,sepertinya lumayan lebat.
Diingat ingat lagi,ternyata winter tahun ini belum ngerasain main main dibawah turunnya salju lho
Waktu ke Nagano kemarin berharap bisa ngerasain,ternyata disana juga lagi gak turun. hiks hiks...apakah winter tahun ini berlalu tanpa 'ber'salju 
Jadi ingat waktu pertama kali ngeliat salju di asrama yamabuki :D
Nona nona di lantai 3 hampir semua naik ke okujyou lantai 4.Waaa..hhh...yuki da!! putih,dingin,lembut gak seperti es yg difreezer(yang katanya salju oleh org2 di negeri tropis
), berjalan diatasnya terasa licin dan basah : )
Sebenarnya, klo sekarang di tanya,gimana perasaan waktu pertama kali lihat salju?? paling paling cuman bisa jawab "I am very excited!", tapi klo disuruh cerita,excitednya gimana?kemungkinan besar gak bisa jawab karena udah lupa 
Gak hanya kasus salju aja sih yang seperti ini,pertanyaan yang sering dilontarin oleh orang orang di kampung juga, Apa anehnya di jepang?Apa yang menarik disana?gimana winternya?cerita dong! ...d...l...l...
Untuk ngejawabnya, yang pertama kali keluar mungkin gini : "mmmmmhhhh..........."(mikir dot com :D) bingung mo jawab apa 
Kalau pertanyaan serupa ditanyakan pada orang yang baru datang ke jepang, pasti mudah. Tapi bagi yang udah 4 tahun gini??yang aneh udah jadi biasa, kesan kesan pertama juga udah lupa.
Sayang yah...moment moment seperti itu terlupakan, seandainya dulu udah bisa nulis blog seperti sekarang,kan bisa baca baca lagi,ngingat ngingat lagi. Arrggghhh.....
Untungnya masih punya beberapa foto. 'foto is life' (niruiniklan:D)
17 January 2008
Salju
Diposting oleh
wardha
@
00:51
8
komentar
Label: Cerita
16 January 2008
Spaghetti tomat Paprika dan udang
Bagi yang lagi ber"diet" kalori, spaghetti ini bisa dijadikan salah satu menu. Hanya menggunakan minyak untuk menumis, dan itupun menggunakan minyak zaitun. Dah pada tau lah kan, bahwa minyak zaitun bagus bagi tubuh :). ditambah dengan tomatnya yang wuuuuaaa...beneran healthy deh! ^-^ Dan..mmm...nyummi :D.
Untuk 1 orang
Bahan:
60gr spaghetti kering
140ml liter air
1/2 sdt garam untuk merebus sphagetti
15gr bawang Bombay, iris kasar
1/2 siung bawang putih, memarkan
25gr mushroom,iris tipis
50gr paprika hijau, iris kasar
2 ekor udang sedang,kupas kulit
1sdm saus tomat
1/2kaleng tomat utuh, tiriskan
1/4 sdt merica bubuk
1/4 sdt oregano kering(waktu buat kemarin,gak gunain ini)
1/2 sdt garam
minyak zaitun buat menumis
keju Parmesan untuk taburan
Cara membuat:
・ Rebus Spaghetti hingga lunak.Angkat dan tiriskan
・ Tumis bawang bombay dan bawang putih dengan minyak zaitun hingga layu
・ Masukkan paprika dan jamur, aduk hingga layu
・ Tambahkan tomat,garam,merica,oregano(jika ada)dan udang
・ Didihkan hingga airnya mengental
・ Masukkan sphagetti,aduk rata
・ Angkat, dan taburi dengan keju parmesan saat di sajikan
Diposting oleh
wardha
@
03:40
4
komentar
Label: Dapur
13 January 2008
Black forest

Bahan cake :
telur 6 butir
gula 150 gr
tbm 1/2 sendok makan
mentega 200 gr
bubuk coklat + terigu (di campur) 150gr
Bahan krim :
fresh cream (nama kurimu) 200 gr (1 kotak)
gula 20 gr ( atau sesuai selera)
Cara :
1. Cairkan mentega, lalu dinginkan
2. Kocok telur + gula + tbm hingga kembang
3. Tambahkan terigu + bubuk coklat, kocok pelan
4. Masukkan mentega cair
5. Bakar di oven 180 derajat, skitar 30 menit ( sesuaikan dengan oven masing masing :D)
6. Setelah masak, dinginkan
7. Masukkan bahan bahan untuk krim dalam bowl. Letakkan bowl diatas bowl lain yang berisi es batu, kocok hingga krim mengental
8. belah cake horizontal menjadi 2 bagian (atas dan bawah)
9. di bagian bawah cake, letakkan krim (sisakan sedikit buat topping), kemudian tutup
dengan bagian atas cake
10. Untuk topping atas cake, itu terserah mo di gimanain aja, kalau saya lebih suka dengan
mencairkan coklat batang + susu, kemudian di sebar di atas cake.
Diposting oleh
wardha
@
06:02
0
komentar
Label: Dapur
11 January 2008
Kulit kering
24 November 2007
Hari ini cuaca di hitachi lumyan hangat, jadi pengen kluar main main, tapi udah kedluan duduk depan laptop,akhirnya gak jadi. Kalau udah depan laptop susah bergerak ya?!,..kecuali depan laptopnya ngadapin repoto, malah kebalikan :D
Ttg kulit kering, tadi coba coba browsing, dan ini hasilnya
Dmusim dingin kelembaban udara sangat rendah, sehingga udara menjadi kering. Ini berpengaruh pada penguapan sel sel epidermis(kulit ari) , membuat kulit kehilangan cairan (epidermal water loss). Akibatnya,..kulit kering, pecah pecah, dan bila pecahnya cukup dalam dpt menyebabkan pendarahan. Rasa gatal adalah gejala yg paling menonjol
Katanya, kecenderungan kulit untuk menjadi kering pada tiap org berbeda. Bisa di pengaruhi faktor keturunan datte. Tapi, yg paling berperan adalah lingkungan sprti msm dingin. Trus, faktor kontak berulang2 dengan cairan pembersih, sabun dan desinfektan. Yang dapat mengangkat lapisan lemak dari kulit sehingga menigkatkan epidermal water loss 75%kali dari normal.
Tips tips untuk mengatasinya, mengurangi banyak mandi . Tujuannya adalah untuk mengurangi penguapan cairan dari kulit. Bila memungkinkan, penggunaan bath oil akan sangat membantu. Sedapat mungkin meminimalkan penggunaan sabun dan gunakan sabun-sabun yang bersifat noniritasi. Hindari pemakaian skin cleanser yang keras. Sesering mungkin memakai pelembab terutama saat kulit dalam keadaan lembab, misalnya setiap habis cuci tangan atau mandi, untuk mempertahankan kelembaban kulit. Hindari gesekan dengan pakaian-pakaian atau handuk yang kasar atau kaku dan dan bersifat abrasif.
Klo untk tips pertama,..mmhh..bahaya jga ya?! .. Oya, bagi yg akhwat ( yg ikhwan jga bagi yg melakukannya ) ,waktu membersihkan muka, jgn digosok terlalu kuat mukanya, cukup dgn meyebarkan busa sabun nya aja dan sewaktu melapnya dgn handuk,cukup di tekan tekan saja. Karena katanya, kulit ari muka itu hanya nol koma mm berapaaaaa..gtu ( lupa :D), klo dgosok kuat akan terkelupas. Begitu juga waktu gunain keshousui,... pelan pelan dan lembut.
Klo untuk lotion kulit kering, disaranin pakai vaseline atau lotion untuk kulit yang sangat kering, lebih ampuh soalnya daripada lotion yg lain. Cuman klo vaseline agak berminyak sih awalnya, jadinya yg akhwat rata2 pada gak suka trus gak harum lagi :D
Oya satu lagi,.. dimusim dingin kita jarang berkeringat, walapun setelah berolahraga. Sebenarnya, karena kelembaban udara rendah, keringat menjadi lebih cepat kering.Kita jarang merasa haus, padahal air slalu keluar. Jadinya disarankan minum air setiap1 jam sekali (perbanyak minum) untuk mengatasi dehidrasi.
Diposting oleh
wardha
@
23:36
0
komentar
Label: Kesehatan
Cash book
23 November 2007
Waktu baca blognya ardhia kemarin ttg cash book yang di buat dalam excell,. "iya ya,,kok gak kepikiran" :D
Akhirnya, mulai hari ini ikut ikutan jga buat di excell ![]()
Slama ini udah buat juga sih sebenarnya, tapi dalam cash book yang benar benar book (???) :D
Lebih asyik ternyata buat di excell,..klo ada yang lupa bisa di selip, gak perlu pake kalkulator buat ngejumlahin, dan bisa hemat karena gak perlu ngeluarin uang 100 yen buat beli cash book ,yokatta yokatta ^-^ arigatou iya chan
Waktu bolak balik buku kas yg lama,..gak nyadar ternyata udah ncatat sejak januari 2007, waaa...hebat juga ya bsa berlangsung lama (muji diri sendiri
)
Pengalaman sampai sekarang,klo udah tertulis beberapa bulan, kita lebih mudah ngebandingin pengeluaran mana yang boros dan mana yang biasa aja. Sehingga untuk kedepannya lebih mudah ngatur uang.
Tapi terkadang jadi stress, klo ternyata jumlah pengeluaran meledak, dan jadi khawatir,"duh uang tinggal segini, harus hemat nih" ..ujung2nya gak berani ngeluarin uang wlopun untuk kepentingan2 yang dikatakan wajar.
Padahal kan rezeki dari yang di atas ya?!,..
Mmmmhh...yah wlopun begitu,akan terus di lanjutin,insyaAllah. Mudah2 an dengan di excel, jadi lebih rapih catatannya, lebih mudah buat ngebandinginnya, dan lebih mudah ngatur pengeluarannya ![]()
Diposting oleh
wardha
@
23:34
0
komentar
Label: ekonomi
Risoles,..calorie cut

Klo liat judulnya "calorie cut"....
"wih,..lagi diet ya??"
Gak,..gak lagi diet,justru gak lagi diet,makanannya perlu di "calorie cut" :D
Terinspirasi dengan menumpuknya risoles dalam freezer, pengen goreng tapi ngeri dengan minyaknya yang..subhanallah buaanyaakkk, akhirnya 'tertemukanlan' cara ini.
Caranya gampang,..tinggal masukkin risoles yang udah di balut dengan gonsengan tepung roti+olive oil ke open renji
Hasilnya?? good ^-^ Walaupun warnanya tidak semeriah klo digoreng.
Slain bisa mengurangi jumlah kalori,juga mengurangi jumlah kandungan lemak karena di goreng,...ngurangin penggunaan gas,ngurangin pemakaian minyak goreng,..yang otomatis juga mengurangi biaya belanja.
Ingat!! harga minyak dunia sedang naik ^-~
Diposting oleh
wardha
@
18:07
0
komentar
Label: Dapur
Bila Kasih Sayang Kurang
Sumber : Milis assunnah
Jangan sering-sering memeluk anak, nanti dia bisa menjajah orangtuanya. Jangan sering-sering mencium anak, nanti dia jadi manja. Bayi jangan sering-sering dipeluk atau digendong, taruh saja di tempat tidur biar tidak ‘bau tangan'.
Itulah keyakinan sebagian masyarakat kita. Mereka menyakini kalau perhatian yang lebih atau kasih sayang yang berlebihan pada anak akan berdampak negatif dikemudian hari, sehingga tak jarang ibu-ibu merasa harus sedikit ‘menjauh' dari kemanjaan anak.
Kekhawatiran ini wajar saja karena kalau anak dimanja dan disayangi secara berlebihan bisa berefek negatif. Misalnya anak jadi penakut, kuper dan lain sebagainya atau bahasa umumnya ‘anak mama'. Akan tetapi kalau kemudian orang tua menjauh dari anak sebagai langkah hati-hati dan antisipasi, akan berdampak buruk juga pada jiwa sang anak.
Kedekatan orang tua sangat penting bagi perkembangan anak. Secara khusus Rasulullah telah memberikan arahan akan pentingnya kasih sayang yang cukup dari orang tua ke anak. Rasulullah bersabda, "Muliakan anak-anakmu, dan didiklah mereka dengan ahlak yang baik." (HR. Ibnu Majah/Minhajus Shalihin)
Manfaat Kedekatan Orang Tua
Manfaat kedekatan ini sangat besar bagi anak, diantaranya:
- Menumbuhkan rasa percaya diri
Perhatian dan kasih sayang orang tua yang stabil, menumbuhkan keyakinan bahwa dirinya berharga bagi orang lain. Jaminan adanya perhatian orang tua yang stabil, membuat anak belajar percaya pada orang lain.
- Menumbuhkan kemampuan membina hubungan yang hangat
Hubungan yang diperoleh anak dari orang tua, menjadi pelajaran baginya untuk kelak diterapkan dalam kehidupannya setelah dewasa. Kasih sayang yang hangat, menjadi tolak ukur dalam membentuk hubungan dengan teman hidup dan sesamanya. Namun hubungan yang buruk menjadi pengalaman yang traumatis baginya, sehingga menghalangi kemampuan membina hubungan yang stabil dan harmonis dengan orang lain.
- Menumbuhkan semangat mengasihi sesama dan peduli pada orang lain
Anak yang tumbuh dalam hubungan kasih sayang yang hangat, akan memiliki sensitivitas atau kepekaan yang tinggi terhadap kebutuhan sekitarnya. Dia mempunyai kepedulian sosial yang tinggi, membantu kesusahan orang lain menjadi kebutuhannya.
- Melatih disiplin
Kasih sayang orang tua terhadap anak, membuat orang tua dapat lebih memahami anak. Sehingga orang tua lebih mudah memberikan arahansecara proposional, empati, penuh kesabaran dan pengertian yang dalam. Anak juga akan belajar mengembangkan kesadaran diri, dari sikap orang tua yang menghargai anak. Sikap menghukum hanya akan menyakiti harga diri anak dan tidak mendorong kesadaran diri. Anak patuh karena takut.
- Berpengaruh pada pertumbuhan intelektual dan psikologis
Bentuk kasih sayang yang terjalin, kelak mempengaruhi pertumbuhan fisik, intelektual dan kongnitif serta perkembangan psikologis anak.
Dampak Kurang Kasih Sayang
Dampak yang dirasakan seorang anak yang kurang kasih sayang menurut ahli psikologi sangat rentan terjadi pada anak yang berumur sekitar 2 tahun. Pada masa ini traumatis anak karena merasa diabaikan oleh orang tuanya mampu membekas dalam dirinya sampai dewasa kelak. Anak-anak yang kebutuhan emosionalnya tidak terpenuhi akibat problem kasih sayang, berpotensi mengalami masalah intelektual, masalah emosional dan masalah moral sosial di kemudian hari.
Berikut di antara dampak negatif anak kurang kasih sayang dari orang tuanya:
1. Dalam masalah intelektual
- Mempengaruhi kemampuan pikir seperti halnya memahami proses ‘sebab-akibat' .
Ketidakstabilan atau ketidakkonsistenan sikap orang tua, mempersulit anak melihat hubungan sebab akibat dari perilakunya dengan sikap orang tua yang diterimanya. Dampaknya akan meluas pada kemampuannya dalam memahami kejadian atau peristiwa-peristiwa lain yang dialami sehari-hari. Akibatnya, anak jadi sulit belajar dari kesalahan yang pernah dibuatnya.
- Kesulitan belajar
Kurangnya kasih sayang dengan orang tua, membuat anak lamban dalam memahami, baik itu instruksi maupun pola-pola yang seharusnya bisa dipelajari dari perlakuan orang tua terhadapnya, atau kebiasaan yang dilihat/dirasakanny a.
- Sulit mengendalikan dorongan
Kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi, membuat anak sulit menemukan kepuasan atas situasi/perlakuan yang diterimanya, meski bersifat positif. Ia akan terdorong untuk selalu mencari dan mendapatkan perhatian orang lain. Untuk itu, ia berusaha sekuat tenaga, dengan caranya sendiri untuk mendapatkan jaminan bahwa dirinya bisa mendapatkan apa yang diinginkan.
2. Dalam masalah emosional
- Gangguan bicara
Menurut sebuah hasil penelitian, problem kasih sayang yang dialami anak sejak usia dini, dapat mempengaruhi kemampuan bicaranya. Dalam dunia, psikologi, hingga usia 2 tahun dikatakan sebagai masa oral. Pada masa ini anak mendapatkan kepuasan melalui mulut (menghisap-mengunya h makanan dan minuman). Oleh sebab itulah, proses menyusui merupakan proses yang amat penting untuk membangun rasa aman yang didapat dari pelukan dan kehangatan tubuh sang ibu.
Memang, secara psikologis anak yang merasakan ketidaknyamanan akan kurang percaya diri dalam mengungkapkan keinginannya. Atau kurangnya kasih saying tersebut membuat anak berpikir bahwa orang tua tidak mau memperhatikannya sehingga ia lebih banyak menahan diri. Akibatnya, anak jadi tidak terbiasa mengungkapkan diri, berbicara atau mengekspresikan diri lewat kata-katanya. Perlu diketahui, melalui komunikasi yang hangat seorang ibu terhadap bayinya, lebih memacu perkembangan kemampuan bicara anak karena si anak terpacu untuk merespon kata-kata ibunya.
- Gangguan pola makan
Ada banyak orang tua yang kurang reponsif/ kurang tanggap terhadap tangisan bayinya. Mereka takut jika terlalu menuruti tangisan bayinya, kelak ia akan jadi anak manja dan menjajah orang tua. Padahal, tangisan seorang bayi adalah suatu cara untuk mengkomunikasikan adanya kebutuhan seperti halnya rasa lapar atau haus.
- Perkembangan konsep diri yang negatif
Ketiadaan perhatian orang tua, sering mendorong anak membangun image bahwa dirinya mandiri dan mampu hidup tanpa bantuan siapa pun, image itu berusaha keras ditampilkan untuk menutupi kenyataan yang sebenarnya. Padahal, dalam dirinya tersimpan ketakutan, rasa kecewa, marah, sakit hat terhadap orang tua, sementara ia juga menyimpan presepsi yang buruk terhadap diri sendiri. Ia merasa tidak diperhatikan, merasa disingkirkan, merasa tidak berharga sehingga orang tua tidak mau mendekat padanya- dan, memang ia juga merasa tidak ingin didekati. Tanpa sadar semua perasaan itu diekspresikan melalui tingkah laku yang aneh-aneh, yang orang menyebutnya ‘nakal', ‘liar', ‘menyimpang'. Mereka juga terlihat suka menuntut secara berlebihan, suka mencari perhatian dengan cara-cara yang negatif.
- Sulit membedakan sesuatu
Anak akan sulit melihat mana yang baik dan tidak, yang boleh dan tidak boleh, yang penting dan kurang penting, dari keberadaan orang tua yang juga tidak bisa menjamin ada tiadanya, yang tidak dapat memberikan patokan moral dan norma karena mereka mengalami kesulitan dengan dirinya sendiri.
Tidak jarang anak-anak tersebut memunculkan sikap dan tindakan seperti: suka berbohong(yang sudah tidak wajar), mencuri(karena ingin mendapatkan keinginannya) , suka merusak dan menyakiti(baik diri sendiri maupun orang lain), dan menurut sebuah penelitian, mereka cenderung tertarik pada darah, api dan benda tajam.
Bagaimana Mendekati Anak
Agar anak tidak merasa jauh dari orang tua maka kedekatan anatar orang tua dan anak harus senantiasa dibangun. Untuk membangun hal itu, sebagai orang tua anda harus melakukan sesuatu. Faktor orang tua menjadi penentu dalam hal ini. Berikut beberapa perkara yang bisa dijadikan arahan untuk membangun kedekatan anda dengan anak:
1. Kesiapan mental untuk menjadi orang tua
Memiliki anak membawa implikasi yang luas, tidak hanya merubah peran dari suami/istri, menjadi seorang ayah/ibu. Ada komitmen dan tanggung jawab yang harus disadari dan dijalankan. Oleh sebab itu, perlu hati dan pikiran yang tenang untuk menjalani proses menjadi orang tua. Selain itu, kesiapan mental juga diperlukan, terutama untuk menghindari konflik dan ketegangan yang bisa muncul di antara suami-istri akibat perubahan yang terjadi.
2. Ciptakan komunikasi yang hangat sejak dini
Berkomunikasi dengan anak tidak dimulai sejak anak lahir, melainkan sejak ia dalam kandungan. Sejak itu proses kasih sayang pun dimulai. Berbicaralah kepadanya meski ia masih belum tampak secara lahiriah. Sapalah dia, senyumlah untuknya dan pertahankan kestabilan emosi.
Banyak penelitian yang menyatakan bahwa seorang anak bisa memahami apa yang terjadi dalam diri sang ibu meski ia belum lahir. Hal itu bisa dibuktikan dari munculnya kecenderungan tertentu yang ada pada anak, misalnya pencemas, super sensitif atau pemarah- dihubungkan dengan persoalan yang sedang dihadapi sang ibu pada masa dan pasca kehamilannya.
3. Upayakan program menyusui
Proses menyusui, bukan hanya sekedar memberikan ASI yang berkualitas. Namun menyusui merupakan proses yang melibatkan dua belah pihak, bahkan tiga belah pihak: suami, istri dan anak. Kegiatan menyusui merupakan momen yang ideal untuk membangun kontak batin yang erat, melalui kelekatan fisik dan kontak mata yang insentif. Proses ini membutuhkan hati yang tenang dan penuh kasih, karena produksi ASI akan terpengaruh oleh factor fisik dan emosional.
4. Tanggapailah tangisan bayi/anak secara positif
Melalui tangisan seorang bayi dapat mengkomunikasikan ketakutannya, kelaparan, kehausan, keinginannya akan kehangatan, keinginannya untuk dibelai, rasa tidak enak, kedinginan, kepanasan, dan rasa tidak enak yang lain. Bayi adalah mahluk paling tidak berdaya dan tidak berdosa, serta tidak punya maksud buruk. Jadi, tangisannya adalah murni muncul dari kebutuhannya. Bayangkan, jika orang tua menunda respon terhadap ketakutannya, maka bayi akan merasa frustasi.
5. Upayakan kebersamaan dalam keluarga inti
Banyak keluarga yang menggunakan jasa baby sitter untuk mengasuh anak. Ironisnya, ada ibu rumah tangga yang tidak bekerja, tidak mempunyai kegiatan apapun kecuali arisan, ke salon atau shopping, mempunyai banyak asisten dan pembantu. Anaknya pun sepenuhnya diurus oleh baby sitter. Tidaklah mengherankan jika kelak antara dia dengan anaknya tidak terlihat suatu kedekatan yang positif, karena anaknya lebih dekat dengan pengasuhnya. Situasi ini tidak mendorong proses perkembangan psikologis dan identitas yang sehat. Anak melihat dirinya diabaikan oleh ibunya, sementara dang ibu memperhatikan anak melalui berbagai barang dan mainan yang dibeli atau uang jajan yang berlebihan.
Kedekatan yang positif, membutuhkan kerja sama setiap anggota keluarga. Perlu disediakan waktu kebersamaan yang konsisten, dipenuhi perasaan tenang, senang dan santai, agar anak bisa merasakan senagnya kebersamaan dengan ‘abi dan ummi'. Tetapi, orang tua juga harus belajar dari anaknya, dan melihat hasil didikannya selama ini melalui sikap dan perilaku anak. Semoga bermanfaat.
Sumber : - Majalah Nikah Vol. 2, No. 6, September 2003, hal. 52-54
- Pustaka Aisyah www.safuan.wordpres s.com
Diposting oleh
wardha
@
17:53
0
komentar
Label: bout child













